Menjelajah Bersama Derawan Fisheries

“Selamat kamu terpilih mengikuti Meet and Trip dari Derawan Fisheries” Wah senang sekali hati saya ketika menerima email masuk dari Derawan Fisheries. Pas banget karena memang semenjak terakhir saya ke Derawan 3 tahun lalu saya selalu ingin kembali kesana.

image

Alasannya sih saya merasa wishlist saya masih belum terpenuhi untuk Derawan. Apalagi setelah melihat foto-foto teman-teman saya, para kaki gatal yang membuat saya tersiksa melihat socmed mereka. Bagaimana tidak, mereka dengan tidak sopannya memposting foto selfie dengan penyu, berenang sama Manta or bahkan whaleshark!!! buat yang suka banget sama underwater life pasti tau rasanya penyiksaan melihat postingan ini karena pengen juga huhuhu😭

image

Bupati Berau

Singkat cerita, akhirnya berangkatlah saya ke Derawan bersama para blogger travel dari berbagai kota, dari Jakarta, Tangerang, Bekasi, Depok, Jogja, solo, pacitan, dll. Karena diminta untuk tiba di Berau sebelum jam 12 akhirnya saya berangkat Rabu malam last flight dan menginap dulu di Hotel Grand Tjokro Balikpapan baru paginya naik Wings menuju Berau. Begitu tiba di Berau kami langsung saling berkenalan karena tidak semua kenal satu sama lain. Kita berkumpul hari Kamis di Berau dan diajak makan siang oleh pak Bupati Berau.

image

Setelah makan siang kami melanjutkan perjalanan dari Berau ke Pelabuhan, perjalanan lewat darat 3jam lalu naik speedboat 30 menit dan sampailah di Derawan dan menginap di Derawan Fisheries. Beberapa tahun lalu saya mencoba jalur yang berbeda yaitu dari Tarakan dan juga memakan waktu kurang lebih sama cuma lewat jalur laut, 3 jam menggunakan speedboat. Hanya entah kenapa tiket pesawat dari Jakarta lebih murah ke Tarakan dibandingkan ke Berau padahal jaraknya kurang lebih sama.

image

image

Kedatangan kita di Derawan Fisheries disambut tarian local derawan Singsing dan Daling, lalu dijamu makan malam dengan Lobster, yummy banget sampai kenyang bego deh. Ada juga ikan, kerang, sate cumi. Mewahhhh😍 pokoknya everything perfect, hanya dipenutup malam kak Marsha kameranya jatuh kelaut karena keasikan ambil milkyway. Melayanglah kamera pertama😔

image

image

Jumat kita hopping island mulai dari jam 9 pagi, di perjalanan menuju Maratua kita berpapasan dengan rombongan dolphin, mereka seolah olah tahu kita mengharapkan kedatangan mereka, berlompatan disamping kita sambil berenang dengan cepatnya, keyennn lah😄.

image

MEET THE DOLPHINS

image

ME TIME

Pulau pertama yang kita tuju adalah Maratua, disini ada Water Villa, pemandangan laut biru kehijauan dipadukan dengan dermaga kayu dan villa, wah ga bosen bosen deh foto-foto disitu. Ga usah jauh jauh ke Maldives buat dapat foto keceh, cukup fotoan disini ajah udah mirip.

image

Maratua Island

Dari Maratua kita berangkat ke Danau Haji Mangku. Disini ada spot ditengah pulau yang berbentuk danau dan goa bawah air dan kita bisa melompat ke dalam air dari tebing karena kebawah cukup dalam. Jika ingin melompat bersama kamera jangan lupa digelangkan erat di tangan karena bila terlepas dan tenggelam kameranya seperti kamera rekan saya Dian dari Pacitan. Kedalaman airnya disini bisa sampai 30 meter dan gelap. 

image

Dari Danau Haji Mangku kita menuju Kakaban untuk menjumpai si ubur-ubur di danau Kakaban. Berbeda dengan jenis ubur-ubur lain, ubur-ubur Kakaban tidak mengeluarkan racun, kami bahkan bebas memegangnya dengan tangan telanjang. Konon katanya ini bisa terjadi karena evolusi yang sangat lama. Karena ubur-ubur ini di air tawar dia lama kelamaan kehilangan senjata survivalnya karena memang sudah tidak diperlukan lagi.

image

image

Ubur ubur Kakaban

Sesudah puas melihat ubur ubur kita meneruskan snorkling dan diving di depan dermaga, ternyata disini coralnya lumayan dan ikannya bervariasi dan berwarna warni. Airnya bening dan kontur bawah lautnya seperti tebing koral turun ke bawah. Beberapa dari kamipun mencoba melakukan freediving bergantian kebawah.

image

image

Dari Kakaban kita lanjut ke Sangalaki melihat penangkaran penyu. Disini kita menemui penangkaran penyu dan turtle release. Katanya dari sekitar 100 telur yang menetas hanya 80% dan dari 80% ini yang berhasil hidup hanya sekitar 10% karena sisanya dimangsa oleh predator seperti Elang, manusia, dll.

image

Day 3, hari Sabtu kita rencananya ke Manta Point karena kemarin kita belum berhasil melihat Manta. Akhirnya kita menuju sekitar Sangalaki, “Ada Mantaaaa” teriak seseorang, begitu saya menengok, Mantanya berenang disamping saya. Dari dulu obsesi saya adalah selfie bersama ikan ikan besar seperti Manta dan Whaleshark dan kali ini saya benar benar berenang disampingnya. Lebih tepatnya saya berlomba mendahului Manta biar dapat selfie. Tapi memang karena saya bukan manusia ikan jadi tidak bisa mengalahkan kecepatannya, cukuplah merasakan berpacu dengan Manta. Perasaan saya susah digambarkan, antara takjub, terpana, melihat si Manta ini berenang bebas disamping saya. Dan begitu saya check hasil kamera underwater saya langsung kecewa karena saking ingin video selfie kamera saya arahkan pada wajah saya sambil berpacu dengan Manta dan mengharapkan bisa mendahului dia sehingga bisa foto berdua dan salah besar, isi videonya akhirnya hanya muka saya dengan ekspresi menengok manta kekanan sementara mantanya akhirnya hanya terlihat di akhir video dan itupun cuma setengah 😭. Pelajaran hari itu adalah ketika mengambil video atau photo underwater, fokus dengan object yang mau diambil dulu, ketika sudah yakin gambar terambil, baru sesudah itu selfie sebagai bonus hehehe. Jadi kebodohan saya jangan ditiru yaa, sumpah jadi nyesel banget.

image

Dari Manta point kita kembali ke Derawan Fisheries untuk makan siang. Ketika lagi enak-enak makan eh nongol dong 2 penyu seperti menggoda saya😛. Ketika kita kembali ke Derawan sebelum makan siang saya sudah mencari mereka di sekitar dermaga tapi tidak ada satupun terlihat padahal saya sudah pakai baju dan peralatan freedive, pokoknya ready for swimming with turtle banget tapi mereka tidak muncul. Eh giliran saya naik ke dermaga untuk makan mereka baru muncul dan berenang-renang di sekitar dermaga😂.

image

Sehabis makan siang kita ke pulau gusung untuk foto foto cantik. Jarak dari Derawan ke pulau gusung sekitar 10 menit menggunakan Speedboat. Pulau Gusung itu bentuknya berubah-rubah tiap bulan tergantung arus dan gelombang. Jadi kalau air surut pulaunya jadi membesar dan kalau air pasang pulaunya jadi mengecil. Pasirnya sangat putih dan lembut. Dari Pulau Gusung kita bisa melihat kepulauan Derawan.

image

image

Setelah  foto-foto cantik di pulau Gusung kita menuju ke Cafe Resort Jetty. Disana kita diberi kesempatan untuk mengikuti Discovery Diving class bersama Manta Diving Centre. Kita dibagi menjadi 4 kelompok dan masing masing kelompok diawasi oleh 4 orang instruktur. Kita diajarkan bagaimana menikmati diving, mengenal alat, signal dan tehnik Equalizing agar kuping kita tidak sakit. Karena saya memang hobi menyelam tanpa alat atau lebih dikenal dengan freedive, yang saya rasakan adalah pada saat saya didalam air dan equalizing saya tidak perlu terburu-buru atau takut kehabisan nafas karena saya masih bisa bernafas dengan alat. Jadi bagi yang menggemari underwater photography, belajar diving sangat amat membantu untuk pengambilan foto yang memakan waktu lama didalam air.

image

Jam 4 pagi kamar kita digedor untuk segera bangun karena kita akan berburu whaleshark di Bagan. Bagan adalah tempat pengambilan ikan bilis atau ikan teri di tengah-tengah laut. Bagan ada dua macam, bagan tancap dan bagan tarik. Bagan tancap hanya di kedalaman 15 meter sedangkan bagan tarik bisa berpindah-pindah ditarik oleh kapal. Kebanyakan orang bagan di Derawan adalah orang Kupang. Mas Herri dan Ringga sampai berangkat ke Bagan mulai dari jam 3 pagi demi memastikan si Whaleshark itu ada sebelum membangunkan kita. Duh makasih ya mas Herry, sudah bersusah payah demi mewujudkan impian saya.

image

Bagan kemarin hanya terletak 15-20 menit dari Derawan. Demi si Whaleshark saya bangun pagi pagi dan pertama kali melihat sunrise Derawan di perjalanan menuju Bagan. Begitu sampai di Bagan saya langsung memakai mask, fin dan menceburkan diri untuk menemui binatang yang sudah bertahun tahun fotonya saya simpan di handphone saya.

image

Finning with two whaleshark

Begitu saya kebawah saya melihat si raksasa ikan ini sedang berenang berenang makan ikan. Yang saya lihat sebenarnya tidak begitu besar untuk ukuran whaleshark tetapi itu saja sudah jauh lebih besar dari saya. Mereka adalah binatang bawah laut terbesar kedua didunia. Berenang bersama mereka membuat saya merasa kecil. Ciptaan Tuhan yang sungguh luar biasa.

image

Finally my dream come true

Tour Derawan 4 hari 3 malam biasanya berakhir dengan urutan seperti cerita saya diatas(kecuali discovery diving). Hari pertama biasanya tiba di Derawan istirahat dan main main dipulau atau berenang sore sekitar pulau dengan penyu. Hari kedua baru ke Maratua, Kakaban dan Sangalaki. Hari ketiga berburu whaleshark di sekitar derawan dan pulau gusung. Hari keempat untuk perjalanan pulang ke rumah masing-masing.

image

Berhubung kami rombongan tidak mau rugi 😂 maka kami dari awal perjalanan sudah memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke Labuan Cermin, tadinya malah ingin mencari whaleshark di Talisayan namun berhubung sudah ketemu di Derawan akhirnya kami tidak jadi ke Talisayan dan sebagai gantinya kami mengunjungi pulau-pulau lain.

image

Hari Minggu para peserta sebagian pulang, dan sisa rombongan diajak mas Harry untuk menginap di pulau Kaniungan. Berangkat sekitar jam 2 siang kami tiba sekitar jam 5. Setiba disana kami hunting sunset, para wanita lalu tidur di homestay, laki-laki tidur di tenda dan hammock.

image

Keesokan harinya pagi-pagi saya dan salah satu peserta, om gun, kita mulai mencoba snorkling di pinggiran pantai. Saya menjumpai berbagai macam ikan, jenis coral dsb. Sempat kaget dan tidak menyangka spotnya bisa sebagus itu, karena sangat hanya dengan berjalan dari pantai kita sudah dapat menemui hamparan koral dengan bin
atang binatang laut yang sangat bervariasi. Tempat snorkling ini sangat cocok untuk keluarga karena jika pagi masih dangkal jadi bagi yang tidak bisa berenangpun masih dapat menikmat dan tidak perlu takut.

image

image

Setelah puas snorkling dipantai jam 10 kita berangkat menuju labuan cermin. Jarak dari Pulau ini ke labuan cermin hanya sekitar 30-40menit dengan speedboat. Labuan cermin adalah pertemuan antara selat dengan air tawar. Disini terdapat sumber mata air tawar, jika kalian menyelam hingga bawah dan mencoba airnya maka air bagian atas yang jernih rasanya tawar dan air yang bagian bawah yang agak keruh terasa asin. Yang istimewa dari Labuan Cermin adalah airnya yang sangat jernih, jika cahaya matahari sedang bagus maka bayangan perahu akan terlihat di dasar danau. Airnya sangat dingin dan segar.

image

image

Setelah dari Labuan Cermin kami makan siang di perkampungan penduduk lalu melanjutkan perjalanan menuju pulau spongebob. Pulau ini ternyata adalah tempat warga seberang pulau menguburkan jenasah bila ada yang meninggal. Hal ini karena pulau asal yang meninggal sudah terlalu penuh hingga lahan untuk makampun tidak ada.

image

Kuburan-kuburan ini letaknya dekat bibir pantai sehingga terkena abrasi. Jadi dipinggiran pantai kita bisa menemui tulang belulang manusia. Sebenarnya pantai disini bagus, pasirnya putih dan halus hanya sayangnya banyak sampah yang terbawa ke pulau ini dan jadi mengotori pantai yang indah ini.

image

Dari sini kita kembali ke Derawan. Malam ini adalah malam terakhir kita di Derawan. Keesokan harinya kami diantar Mas Harry dan Ringga ke Airport di Berau. Finally meet and trip with Derawan Fisheries is ended, tapi tidak end dihatiku, deep down saya berkata dalam hati suatu saat saya akan kembali disini. Perjalanan ini memberikan banyak hal pada saya, tempat tempat baru untuk diexplore, makanan baru to taste, fauna air yang baru dilihat dengan mata kepala saya sendiri and at the last but not least are semua teman teman baru yang menberikan begitu banyak kenangan.

image

image

Terimakasih Mas Harry Apoy yang mewujudkan mimpi mimpi saya di Derawan, semoga Derawan Fisheries semakin terkenal dan maju. Terimakasih Daniel, Angga dan Ringga yang sudah menemani rombongan meet and trip Derawan Fisheries. Semoga kita berjumpa lagi di lain waktu, mengexplore tempat tempat baru dan tetap semangat memajukan pariwisata Indonesia.

#meetandtripderawanfisheries
#derawanfisheries

Iklan

5 responses to “Menjelajah Bersama Derawan Fisheries

  1. 1 posting sudah lengkap semua, Tandev. Perjalanan ke Derawan yang saya rasakan juga sangat seru. Dan yang saya sesali sampai sekarang adalah kehilangan sehingga pagi-pagi itu bikin mood jelek dan tidak bisa turun melihat turun dan bertemu Whaleshark 😠

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s