Gerhana Belitung, Momen Bersejarah yang Tidak Terlupa

Gerhana matahari total yang terjadi minggu lalu memang fenomenal dan bersejarah. Beruntungnya para Laskar Gerhana detik.com yang mendapat melihatnya dari Belitung.

Sejarah hidup saya dimulai pada hari di mana saya mendapatkan email dari detik.com untuk ikut dalam rombongan Laskar Gerhana ke Belitung. Kenapa saya bilang ini sebuah sejarah? Karena seumur hidup, mungkin ini adalah kesempatan satu-satunya bagi saya untuk melihat gerhana matahari total dengan sempurna.

 Mercusuar L.I Enthoven Pulau Lengkuas. Belitung

Mercusuar L.I Enthoven Pulau Lengkuas. Belitung

Karena jujur saja, gerhana yang akan kita lihat bersama teman-teman Laskar Gerhana detik.com adalah gerhana langka yang akan didapatkan setiap 33 tahun sekali. Dan untuk bisa melihat di daratan Indonesia sebanyak 12 titik kota butuh 350 tahun.

Nah, pengalaman melihat gerhana matahari langsung ini adalah salah satu sejarah dalam hidup saya yang mungkin akan saya ceritakan kepada anak dan cucu saya nanti.

Pantai Laskar pelangi Belitung

Pantai Laskar pelangi Belitung

Perjalanan menuju Belitung H-1 dari tanggal gerhana matahari total pada 9 Maret 2016. Perjalanan dari Bandara International Soekarno Hatta dengan menggunakan pesawat Sriwijaya Air.

Dulu sering menggunakan pesawat ini saat perjalanan keliling Indonesia, jadi tahu akan kinerja dan servis dari maskapai ini. Tetapi yang selalu saya ingat dari maskapai ini, penumpang akan mendapatkan makanan di atas pesawat.

Perjalanan yang memakan waktu 45 menit Jakarta – Pangkal Pinang membuat saya senang. Jujur saja, saya tidak terlalu suka berlama-lama di dalam pesawat. Sesampai di bandara Tanjung Pandan H.A.S Hanandjoeddin.

 

Bekas tambang kaolin yang juga dijadikan menjadi danau wisata

Bekas tambang kaolin yang juga dijadikan menjadi danau wisata

Akhirnya kami bersama Laskar Gerhana lainnya meneruskan untuk makan siang di restoran Dapur Belitung. Menu khas daerah dan makanan laut dihidangkan penuh di atas meja. Mulai dari sup, kepiting, ikan dan makanan laut lainnya.

Setelah perus sudah terisi penuh, rombongan meneruskan perjalanan ke Pantai tanjung Tinggi, atau lebih dikenal dengan nama Pantai Laskar pelangi. Di sini Laskar Gerhana selain menikmati pantai yang indah dan mendapatkan pengetahuan seputar gerhana dalam format seminar oleh Redaksi Detikcom, BAKAMLA, BMKG, dan Disbudpar Belitung.

Informasi yang cara melihat Gerhana Matahari diinformasikan secara jelas oleh bapak-bapak dari Redaksi detik.com, BAKAMLA, BMKG, dan Disbudpar Belitung ini. Akhirnya saya besok akan lebih berhati-hati dan lebih aman dalam menikmati dan mengabadikan gerhana matahari total.

Pulau Gede Kepayang Belitung

Pulau Gede Kepayang Belitung

Setelah seminar dan sosialisasi selesai, dilanjutkan dengan makan siang di tempat yang sama. Menu-menu lokal membuat perut serasa penuh karena kelezatan makanan yang dihidangkan.

Setelah makan malam, rombongan Laskar Gerhana menuju ke hotel Untuk beristirahat dan mempersiapkan diri melihat fenomena alam yang akan dimuali pukul 02.00 dini hari.

Setelah cukup beristirahat, pukul 02:00 pagi para Laskar Gerhana berkumpul untuk menuju pelabuhan. Di sana sudah menanti kapal BAKAMLA yang akan mengantarkan kita ke tempat menonton gerhana matahari dari tengah laut Pulau Belitung.

Kapal BAKAMLA

Kapal BAKAMLA

Detik-detik gerhana sudah nampak terlihat. Alam yang awalnya terang benderang oleh matahari pagi berangsur mulai gelap karena matahari mulai tertutup oleh bulan. Selain menikmati gerhana, beberapa Laskar gerhana yang muslim juga melaksanakan sholat gerhana di atas Kapal Bintang laut.

Sungguh indah apa yang dilihat, menikmati indahnya kuasa Tuhan dan bersyukur dengan karunia Tuhan yang sudah diberikan. Menikmati Gerhana Matahari Total selama 2 menit, perjalanan dilanjutkan dengan menaiki Kapal Tongkang menuju Pulau Lengkuas.

Sampai di Pulau Lengkuas, beberapa Laskar Gerhana berenang dan Snorkeling untuk menikmati keindahan bawah laut Pulau Lengkuas. Setelah puas bermain air, rombongan dilanjutkan untuk makan siang di Pulau Gede Kepayang. Menu khas laut dan lezat habis dilumat dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

Setelah selesai makan dan karena perburuan gerhana matahari total, akhirnya rombongan dibagi dua. Yang satu kembali di hotel dan rombongan satunya akan mengabadikan sunset di Pantai Tanjung Tinggi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s