Kota Cirebon: Destinasi Baru Untuk Orang Jakarta yang Haus Liburan

Cirebon yang terkenal dengan kota udang ini, akan menjadi destinasi pilihan para traveler Jakarta, hal ini bukan terjadi begitu saja, sejak dibukanya Tol Cipali, membuat orang-orang Jakarta tidak melulu menghabiskan weekend di Puncak ataupun di kota Bandung.

Nah Cirebon juga merupakan tempat yang tepat untuk berwisata, wisata kuliner empal gentong dan nasi Jamblang lalu bisa ke Keraton Kasepuhan, Masjig Agung Sang Cipta Rasa dan Banyak tempat lainnya.

Salah satu sudut kota Cirebon dilihat dari ketinggian

Salah satu sudut kota Cirebon dilihat dari ketinggian

Salah satu sudut kota Cirebon dilihat di waktu malam hari

Salah satu sudut kota Cirebon dilihat di waktu malam hari

Nah ngobroltravel sempat mengunjungi 3 tempat wisata yang wajib didatengi di Cirebon, meskipun banyak tempat wisata yang dapat dikunjungi lainnya.

Pertama tempat yang saya kunjungi adalah Intana Kacirebonan, Keraton Kacirebonan adalah Keraton yang ke tiga dan termuda terkecil diCirebon. Keraton Kacirebonan terletak di Jalan Pulasaren No. 49 Cirebon. Keraton Kacirebonan walaupun secara fisik merupakan Keraton terkecil di Cirebon namun didalamnya terdapat berbagai khasanah budaya, yang dipimpin seorang sultan sebagai pemangku adat turun temurun. Nah disini kalian bisa melihat beberapa peninggalan sejarah, dan tempat sultan menjalankan pemerintahannya pada masa dulu

Instana Kacirebonan tampak dari luar

Instana Kacirebonan tampak dari luar

Istana Kacirebonan, Pendopo utama untuk menerima tamu dan wisatawan dapat duduk dilantai yang dingin ini

Istana Kacirebonan, Pendopo utama untuk menerima tamu dan wisatawan dapat duduk dilantai yang dingin ini

 

Perjalanan ke-2 tidak afdol kalo tidak ikut sholat di Masjid Agung Sang Cipta Rasa. Masjid yang terletak di dalam kompleks Keraton Kasepuhan, persis bersebelahan dengan alun-alun keraton. Masjid Agung ini pada awalnya bernama Masjid Pakungwati, mengikuti nama keraton yang dahulu bernama Keraton Pakungwati. Inilah juga masjid yang dibangun oleh para wali pada masa Sunan Gunung Jati memerintah sebagai sultan pertama di Kesultanan Cirebon. Pada lokasi mihrab, terdapat tiga buah batu tegel lantai khusus yang dulu dipasang oleh Sunan Gunung Jati, Sunan Bonang, dan Sunan Kalijaga.

Masjid Agung Sang Cipta Rasa adalah landmark yang menarik di Cirebon, dengan sembilan pintu yang menyimbolkan Wali Songo. Pintu masuk ke bangunan utamanya yang sungguh kecil membuat Anda harus membungkuk untuk masuk, inilah filosofi penghormatan untuk masuk ke rumah Allah. Konon, Masjid Agung Sang Cipta Rasa adalah pasangan dari Masjid Agung di Demak. Di masa ketika pembangunan Masjid Agung Demak dilakukan, Sunan Gunung Jati meminta izin untuk membangun pasangannya di Cirebon.

ngobroltravel didepan pintu Masjid Agung Sang Cipta Rasa

ngobroltravel didepan pintu Masjid Agung Sang Cipta Rasa

 

Masjid Agung Sang Cipta Rasa tampak dari luar

Masjid Agung Sang Cipta Rasa tampak dari luar

Setelah puas menikmati dan ikut sholat di Masjid Agung Sang Cipta Rasa, akhirnya saya meneruskan untuk melihat-lihat Keraton Kasepuhan yang berjarak 100 meter dari Masjid Agung Sang Cipta Rasa

Inilah keraton paling megah di Cirebon, kondisinya sangat terawat. Keraton Kasepuhan ini dibangun pada tahun 1529 oleh Pangeran Mas Mochammad Arifin II (cicit dari Sunan Gunung Jati). Terdapat museum di dalamnya, berisi aneka benda pusaka dan lukisan koleksi kerajaan. Dahulu, nama keraton ini adalah Keraton Pakungwati sebagai bentuk penghormatan kepada Pangeran Mas Mochammad Arifin yang juga bergelar Panembahan Pakungwati I.

Jalan menuju Istana Kasepuhan setelah masuk dari loket

Jalan menuju Istana Kasepuhan setelah masuk dari loket

Sebagai sebuah tempat wisata di Cirebon yang sarat akan nilai sejarah, Anda akan dibawa pada suasana Cirebon tempo dulu tatkala menginjakkan kaki di Keraton Kasepuhan ini. Akulturasi budaya yang begitu kental dapat Anda temukan di berbagai lokasi dalam keraton, tidak saja antara kebudayaan Jawa dengan Sunda, melainkan juga dengan berbagai kebudayaan di dunia, seperti Cina, India, Arab, dan Eropa.

Kereta Kuda di halaman Istana Kasepuhan Cirebon

Kereta Kuda di halaman Istana Kasepuhan Cirebon

Keberadaan dua patung macan putih di gerbang keraton melambangkan bahwa Kesultanan Cirebon merupakan penerus Kerajaan Padjajaran serta memperlihatkan pengaruh agama Hindu pada masa itu. Gerbang yang menyerupai pura di Bali, ukiran daun pintu gapura yang bergaya Eropa, pagar Siti Hingilnya dari keramik Cina, serta tembok bata merah khas Jawa yang mengelilingi keraton merupakan fakta akulturasi tersebut.

Kemegahan Insta KAsepuhan Corebon dan dihiasi oleh 2 patung Macan

Kemegahan Insta KAsepuhan Corebon dan dihiasi oleh 2 patung Macan

Di halaman belakang, Anda dapat melihat taman istana dan beberapa sumur dari mata air yang dianggap keramat dan membawa berkah. Untuk dapat masuk, Anda harus membayar tiket masuk Keraton Kasepuhan sebesar Rp 8 ribu per orang.

Nah akhirnya setelah menjalani wisata singkat kota cirebon, sebelum pulang ngobroltavel sempat menikmati empal gentong yang enak banget. yang alamatnya kalo tidak salah ada di dekat stasiun Cirebon. Nah kalian berminat untuk liburan kesana? sekarang Jakarta Cirebon hanya butuh 3-4 Jam perjalanan.

Iklan

One response to “Kota Cirebon: Destinasi Baru Untuk Orang Jakarta yang Haus Liburan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s