Adzaniah: Traveling itu membuka wawasan, traveling itu menambah teman, traveling itu membuka hati.

Wawancara sahabat lama, sebelumnya saya juga tahu kalau sosok sudah terbang kemana-mana berkat pekerjaan yang digelutinya, selain bisnis Trip sosok ini juga mengisi hari liburnya untuk Traveling sendiri. Sosok itu adalah Adzaniah. Simak wawancara serunya dibawah ini
IMG_7892
Kamu suka travelling sejak kapan sih?
Wah kapan yah… Saya rada lupa tapi kalau gak salah inget, sejak kuliah. Saat itu ada satu mata kuliah yang mengharuskan kami, para mahasiswa, untuk study tour ke Kabupaten Serang. Kami menginap di salah satu asrama pendidikan tinggi yang berlokasi di pinggir laut selama tiga hari dua malam. Sembari turun lapangan meneliti level of happiness penduduk pesisir di sana, kami juga pergi ke beberapa spot yang potensi wisatanya besar. Di sana ada klenteng tua, situs benteng purbakala, beberapa pulau kecil. Wah, ternyata dari lokasi yang jarang disebut sebagai destinasi wisata mainstream, banyak banget spot yang menarik. Dari situ, makin tertarik untuk menjelajah ke pelosok Indonesia. Gak cuman ke destinasi yang mainstream tapi juga destinasi yang punya potensi pariwisata yang besar.
image
Apa alasan kamu suka travelling?
Traveling itu membuka wawasan, traveling itu menambah teman, traveling itu membuka hati.
Biasanya kalo travelling kamu suka yang travel kemana? apakah pantai, gunung atau city travelling?
Saya suka traveling ke mana saja. Membatasi diri sama aja dengan menutup kesempatan untuk mengalami hal-hal indah yang gak pernah disangka-sangka.
IMG_7983
Tempat yang paling ingin kamu kunjungi itu dimana sih?
Saya ingin ke puncak gunung, dasar lautan, pedalaman kota, saya ingin kemana saja
Apa pendapat kamu tentang tempat travelling di Indonesia?
Indonesia itu gak diapa-apain aja udah bagus banget! Setiap sudutnya punya potensi wisata yang luar biasa. Tadinya saya berpikir infrastruktur di Indonesia ini menghambat potensi wisata. Tapi setelah dipikir-pikir lagi, hey, justru kekurangan ini bisa menarik wisatawan, bisa jadi ciri khas daerah. Pergi ke belantara desa Wai Rebo, misalnya. Kalo infrastruktur jalan sudah terbangun di sana, tak kan ada lagi cerita-cerita pelancong yang berjalan kaki menembus hutan selama 4 jam untuk sampai di sana. Mengenai infrastruktur telekomunikasi di lokasi wisata yang minim sinyal, hmmm itung-itung cyber detox lah ya kalo lagi melancong, hehehe…
Adzan small
Harapan kamu untuk travel di Indonesia seperti apa?
Harapan saya sederhana. Saya sebel kalo ketemu dengan wisatawan yang suka ngomel-ngomel, apalagi ke orang lokal. Selain berpotensi merusak mood sekitar, kita juga perlu menghormati orang lokal di lokasi wisata yang sudah menyambut kita. Selain itu, hati yang kesal menyulitkan kita untuk melihat dan merasakan keindahan kekayaan daerah yang kita kunjungi. Saya berharap wisatawan yang mau jalan bepergian ke suatu tempat, agar menyiapkan hati yang gembira! Itu saja
1 kata untuk ngobroltravel.com
GO Local Traveling! *lah itu 3 kata ya… hahaha…
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s