Terapung-apung di sungai Barito, Banjarmasin

Perjalanan keliling Indonesia, dari 31 provinsi yang sudah dijalani. banjarmasin adalah sebuah kota yang tak pernah hilang dari ingatan, pengalaman traveling disuatu subuh mengejar keriuhan pasar apung di sungai barito membuat saya memiliki pengalaman yang seumur hidup tidak saya temui.

Keriuhan yang terjadi setiap pagi di pasar apung-sungai barito

Bayangkan saat kita membeli makan lalu kita mengambil menggunakan sebatang kayu, atau makan soto di warung perahu. tapi itulah yang terjadi. pasar ini tidak ada toko untuk memaerkan dagangannya, tetapi mereka menggunakan perahu untuk menjadi lapang berdagang. dan penjual dengan gesit menghampiri dengan perahunya kepada pembeli yang ada di pasar itu. seru kan.

Warung Soto diatas perahu di pasar apung sungai Barito

Disubuh itu, berangkat dengan 2 teman wartawan dari MNC dan rekan kantor saya menyewa mobil untuk menuju lokasi dimana ada dermaga kecil yang akan mengantar saya ke tengah sungai yang menjadi tempat pasar apung. menunggu nelayan yang akan mengantar kami mampir di sebuah warung yang dimana menyajikan makanan dan kue – kue khas banjarmasin yang rasanya enak harga murah meriah. diselingi menyeruput kopi hitam mulut kami terus mengunyah makan yang ada di meja.

Makan kue dan minum kopi sebelum berangkat menyusuri sungai Barito Banjarmasin

Kapal kecil yang cukup untuk 10 orang itu meluncur sebelum fajar menyingsing diufuk timur untuk menyusuri sungai Barito dan pasar apung yang terkenal itu. kami ber-4 menikmati setiap deru mesin kapal dan percikan air yang mengenai badan kami. perjalan seru sayang kalo tidak dinikmati.

Sampai dipasar, dimana banyak ibu-ibu dan bapak-bapak mulai menawarkan dagangannya mulai ikan, buah dan kebutuhan rumah tangga. hasil panen disawah juga dijajakan ke pengunjung yang pagi itu juga banyak yang datang ke pasar apung. selain itu dipinggir sungai banyak rumah penduduk dan mereka sedang mencuci serta mandi di pinggi sungai barito. Betapa alam sangat menolong manusia.

Pengunjung dan wisatawan yang sedang berbelanja di pasar Apung Sungai Barito

Setelah 1 jam berputar, berbelanja dan menikmati keriuhan pasar ini, kami bergegas untuk kembali ke pangkalan dan kembali ke hotel, karena kami masih ada perjalan lanjutan yang akan di teruskan ke Pekanbaru-Riau. Di tengah perjalanan ternyata sungai Barito juga dilewati oleh kapan besar untuk mengangkut penumpang maupun Batubara

Kapal pengankut Batubara melewati sungai Barito - Banjarmasin

Kapal penumpang yang digunakan anak sekolah dan warga yang ingin melakukan perjalan di sungai Barito

Matahari terbit di Sungai Barito, Banjarmasin

Jadi, buat yang ke Banjarmasin walaupun sebentar sempatkan diri untuk mampir ke Pasar apung, karena pengalaman ini tidak dapat didapatkan di tempat lain. dan jangan lupa untuk tetap mencintai Indonesia, jaga keindahan dan anugerah Tuhan yang diberikan untuk bangsa ini

#JanganlelahmencintaiIndonesia

@AgungpumA

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s